Sabtu, 16 Juni 2012

Cherrybelle - Firework & Teenage Dream Lirik


Lirics 1
Do you ever feel like a plastic bag
Drifting throught the wind
Wanting to start again

Do you ever feel, feel so paper thin
Like a house of cards
One blow from caving in

Do you ever feel already buried deep
Six feet under scream
But no one seems to hear a thing

Do you know that tehre's still a chance for you
Cause there's a spark in you

You just gotta ignite the light
And let it shine
Just own the night
Like the Fourth of July

Lirics 2
Before you met me
I was a wreck
But things were kinda heavy
You brought me to life
Now every February
You’ll be my valentine, valentine
Let’s go all the way tonight
No regrets, just love
We can dance until we die
You and I
We’ll be young forever
*
You make me
Feel like
I’m living a Teenage Dream
The way you turn me on
I can’t sleep
Let’s runaway
And don’t ever look back
Don’t ever look back

My heart stops
When you look at me
Just one touch
Now baby I believe
This is real
So take a chance
And don’t ever look back
Don’t ever look back

Lirics 3
Baby you're a firework
Come on show 'em what your worth
Make 'em go "Oh, oh, oh!"
As you shoot across the sky-y-y

Baby you're a firework
Come on slet your colors burst
Make 'em go "Oh, oh, oh!"
You're gunna leave 'em fallin' down-own-own
_
Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
It's always been inside of you, you, you
And now it's time to let it through

Kembali ke * _ Lirics 3

Senin, 09 April 2012

Karena Cinta Tidak Harus Berbentuk Bunga


 Cerita Dari Sebuah Video:
Aku mencintai suamiku karena sifatnya yang apa adanya. Aku begitu menyukai perasaan aman dan tentram yang muncul dihati ketika bersanding denganya. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dua tahun dalam masa perkawinan, harus kuakui bahwa mulai timbul rasa bosan dan lelah dengan kehidupan berumah tangga dengannya dan alasan-alasan mencintainya dulu telah berubah menjadi suatu yang menjemukan. Aku seorang wanita yang berjiwa sentimental dan benar-benar sensitive serta berperasaan halus. Aku merindukan saat-saat romantis seperti anak yang menginginkan belaian, tetapi semua itu tidak ku peroleh. Suamiku kini jauh berbeda dari apa yang aku harapkan dulu. Rasa sensitivenya kurang dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam perkawinan kami, telah memusnahkan semua harapan tentang kehidupan yang ideal.
Suatu hari aku beranikan diri untuk menyatakan keputusan untuk bercerai. “Mengapa?”, dia bertanya terkejut. “Aku lelah, kamu tidak pernah memberikan cinta yang aku inginkan”.
            Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, Nampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaanku semakin bertambah, seorang lelaki yang tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apa lagi yang dapat aku harapkan darinya. Dan akhirnya….. dia bertanya, “Apa yang dapat aku lakukan untuk mengubah pikiranmu?”. Aku menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan perlahan, “Aku ada satu pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya, aku akan mengubah pikiranku: Seandainya, aku menyukai setangkai bunga indah yang ada ditebing gunung. Kita berdua tahu jika kau memanjat gunung itu kau akan mati. Apakah kau akan melakukannya untukku?”.
            Diapun termenung dan berkata, “Aku akan memberikan jawabannya besok pagi.”
            Keesokan paginya, suamiku tidak berada di ruma, dan aku menemukan selembar kertas dengan coretan tangannya dibawah sebuah gelas yang dibawahya berisi susu hangat yang bertuliskan :…… “Sayang, aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu tetepi….  Izinkan aku menjelaskan alasannya”.
            Kalimat pertama ini menghancurkan hatiku, lantas aku terus membacanya. “Sayang, kau bisa menggunakan komputer dan selalu menghadapi masalah program di dalamnya dan akhirnya menangis di depan monitor. Aku harus memberikan jari-jariku supaya dapat membantumu dan memperbaiki programnya.”
“Kau selalu lupa membawa kunci ketika keluar rumah, dan aku harus memberikan kakiku supaya dapat menendang pintu dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.”
“Kamu senang jalan-jalan keluar kota tetapi sering tersesat di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, aku harus menunggu di rumah dan membantumu agar dapat memberiakan mataku untuk menjelaskan jalan melalui peta.”
“Kamu selalu kelelahan pada waktu pergi dengan teman baikmu setiap bulan, dan aku harus memberikan tanganku untuk memijit kakimu yang terkilir.”
“Kamu seorang yang senang diam di rumah, dan aku selalu khawatir kamu akan menjadi “aneh” dan aku harus membelikanmu sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami.”
“Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik unuk kesehatan matamu. Aku harus menjaga mataku agar ketika kita tua nanti, aku masih dapat memotong kukumu dan mencabuti ubanmu.”
“Tangan akan memegang tanganmu, membimbingmu menyusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah, menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu.”
“Tetapi sayangku…….. , Aku tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, aku tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku.”
“Sayangku….. Aku tahu… diluar sana ada banyak orang yang mampu mencintai lebih dari aku mencintaimu. Untuk itu sayangku, jika semua yang telah kuberikan dengan tanganku, kakiku, mataku tidak cukup bagimu, aku tidak akan menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu.”
            Air mataku jatuh diatas tulisan dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi aku tetap berusaha untuk membaca selanjutya, “Dan sekarang sayangku kamu telah selesai membaca jawabanku, jika kau berpuas hati dengan jawaban ini dan tetap mnginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, aku sekarang sedang berdiri di luar pintu menunggu jawabanmu. Tetapi jika kamu tidak puas, sayangku….. biarkan aku masuk untuk mengambil barang-barangku, aku tidak akan menyusahkan hidupmu lagi. Percayalah…… kebahagianku adalah kau bahagia.”
            Aku segera berlari mmbuka pintu dan….. melihatnya didepan pintu dengan wajah sendu sambil tangan memegang susu dan roti kesukaanku.
            Oh Tuhan…… kini baru aku yahu…. Tidak ada oaring lain yang pernah mencintaiku lebih dari dia mencintaiku.

Sumber : Renungan Cinta Bagi Umahat (MASTER)

Jumat, 23 Maret 2012

Cherrybelle - Hitam Putih 2012

Bondan and Fade 2 Back - Hidup Berawal Dari Mimpi Lirik

Yo' kujelang matahari dengan segelas teh panas
Di pagi ini ku bebas, karna nggak ada kelas
Di ruang mata ini kamar ini srasa luas
Letih dan lelah juga, lambat lambat terkuras

Teh sudah habis, kerongkongan ku pun puas
Mulai ku tulis semua kehidupan di kertas
Hari hari yang keras, kisah cinta yang pedas
Perasaan yang was was, dan gerakku yang terbatas

Tinta yang keluar dari dalam pena
Berirama dengan apa yang kurasa
Dalam hati ini ingin kuubah semua
Kehidupan monoton penuh luka putus asa

Chorus:
Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi
Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi
Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi
Senang bahagia, hingga kelak kau mati

Yo' yo' dunia memang tak selebar daun kelor
Akal dan pikiran ku pun tak selamanya kotor
Membuka mata hati demi sebuah cita-cita
Mlangkah pasti, pena dan tinta berbicara

Tetapkan pilihan tuk satu kemungkinan
Sbagai bintang hiburan, dan terus melayang
Tak heran ragaku, terbalut lebel mewah
Cerminan seorang raja dalam crita Cinderella

Ini bukan mimpi atau halusinasi
Sebuah anugerah yang akan ku nikmati nanti
Hasil kerja keras ku terbayarkan lunas.. tuntas..
Melakoni jati diri sampe puas

Chorus:
Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi
Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi
Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi
Senang bahagia, hingga kelak kau mati

Akh.. jack.. one two yo'
Jalan sedikit tersungkur terjungkir terbalik
Mlangkah menuju titik, lakukan yang terbaik
Ku ketatkan tekad dan niat agar melesat
Sperti rudal squad, mimpiku kan kudapat

Mencari tepuk tangan atas karya keringatku
Bukan satu yang ingin aku tuju
Naik ke'atas pentas, agar orang puas
Dapat applause, cek atau pun uang kertas

Yo' cari sensasi ataupun kontroversi "uh-oh"
Bukan caraku agar hidupku rekonstruksi
Dari mimpi semua hal dapat terjadi
Maka lemparkan sayap dan terbanglah yang tinggi

Chorus:
Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi
Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi
Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi
Senang bahagia, hingga kelak kau mati

Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi
Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi
Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi
Senang bahagia, hingga kelak kau mati

Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi
Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi
Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi
Senang bahagia, hingga kelak kau mati

Agar semua terjadi, hingga kelak kau mati..
Agar semua terjadi, hingga kelak kau mati..